Posted by : adiartanti setyono putri Senin, 09 Desember 2013

Seorang penulis bukanlah dua jiwa yang berlainan, satu sisi dia masuk dalam ciri tulisannya, dan disisi lain dia tepat berdiri di dunia nyata. Penulis itu harus jadi diri sendiri yang sesungguhnya.

Seorang penulis tak harus berperilaku tidak wajar diantara yang lain, dia tidak harus (maaf) lebay menjalani hidup.

Seorang penulis adalah makhluk normal. Kelebihannya ia mampu mengolah suatu momen, momen yang ia dapat, ia dengar, ia lihat, yang ia rasakan dan berakhir dengan sebuah karya nyata..

Penulis memberikan penglihatan bagi mereka yang tidak mampu melihat jauh

Penulis berkata tanpa harus ada suara...

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © write papper - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -