Posted by : adiartanti setyono putri Senin, 13 Oktober 2014

Hanya bisa termenung melihat tumpukan kertas berisi coretan jenaka. Entah aku menganggap diriku bodoh kala itu atau mengapa. Sejak hari itu aku benci menulis, tapi setiap kali asa ingin memusnahkannya membuang dan membakar goresan itu, aku hanya tetap bisa begini, termenenung..

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © write papper - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -